Might and Magic [Part 3]

Title: Might And Magic [Part 3]

 

Author: SeiraAiren

Cast:

  • Bae Su Ji [Suzy MissA]
  • Kim Soo Hyun [Actor]

Other Cast:

  • Juhyun [Spica]
  • Yuri [SNSD]

Genre : Romance, Comedy

Rating: T

Length: Flash Fics-Series

Disclaimer: All the cast is Bellong to the God, and Him/She. And the Story Line is Mine! Say No To Plagiarsm, Haha.. Ini termasuk part yang dinanti kagak?? Soalnya waktu ngerjain ini juga banyak banget halangannya, udah lappy minta instal ulang.. modem ngadat dll.. yatuhaaaaann.. tapi akhrinya tetep bisa update walau molor 2 hari dari target!! Kekeke.. gak papa yahh miaaaann, Thanks buat yang udah reviewww.. *bow* hehehe.. Selamat dehh check it out!!

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Sebuah tangan menarikku dan aku rasa aku terjatuh. Aku seperti merasa de javu, aku pernah mengalami hal ini di mana ya? Aku mulai membuka mata dan kulihat, dia memelukku! Ya aku tak salah lihat, dia memeluku.. Rasa ini yang ku rasakan ketika aku teringat peristiwa seminggu lalu.

 

“Ka..ka.kau memelukku? Kau bisa menyentuhku?” Tanpa sadar suaraku keluar beriringan dengan air mataku, kemudian keadaan di sekelilingku mulai ramai.. banyak orang yang mengerubungiku. Kulihat ia masih terpaku tak bergerak di tengah-tengah keruman itu ketika aku di bawa pergi.

 

Oktober, 12-2018

 

Seminggu berlalu setelah kejadian itu, entah mengapa aku merasa kehilangan dirinya. Apakah ada yang salah dengan diriku? Mengapa aku selalu teringat bayangannya..

“Aishh.. chincha!!” Aku menutup gordyn jendela kamarku dengan kesal, aku kembali menghempaskan tubuhku ke atas tempat tidurku dan memeluk boneka kesayanganku. Ah, tiba-tiba aku teringat seseorang yang memberikan ku boneka tedy bear ini. Kira-kira kemana ya dia? Hemm, sudah lama aku tidak menerima suratnya. Mungkin sejak aku kecelakaan dan berada di rumah sakit, si pengirim boneka ini tidak muncul memberikan kado lagi. Dan kenapa aku jadi khawatir? Apakah dia sudah mempunyai kekasih sehingga tidak mengirimi ku hadiah lagi?

“My head hurts like it’s about to crack open
But I just had to take you out of my mind and think about you
The memories I tried to erase are once again nailed into my head and are not leaving

Why why why why am I doing this – whenever I try to get over you
You come to me, to me, to me, to me
And you torture me again and you follow me”

 

“Ahhhhh, Molla! Apa peduliku!!” gerutu ku sambil meninju boneka yang tidak bersalah tersebut, kemudian aku bangkit menghampiri meja di samping tempat tidurku. Ku buka locker meja tersebut, dan disanalah kumpulan surat serta kado-kado pemberian-nya aku simpan.

“Kamu? Kemana? Aku… sebenarnya rindu juga,, *sigh* ” Aku menghela nafas mengeluarkan sepucuk surat dari dalam locker, dan membacanya.

 

“Hai,, Emm.. Kamu suka gak boneka nya??

Aku bingung mau ngasih apa, karena ini tepat 100 hari aku menyukaimu suzy-ssi.

Mungkin menurutmu aku aneh ya? Haha, Iya emang aku aneh. Semua temanku pun bilang aku aneh, aku hanya bisa menyukaimu dalam bayangan. Mengenalmu pun aku tak berani, hehe mianhaeyo~ aku tidak bermaksud menjadi “Stalker-mu” atau apa, tapi aku benar-benar telah jatuh hati padamu! Aish dengan memikirkanmu saja aku sudah merindukan-mu!!

Aku meminta maaf lagi karena kelancangan ku mengirimimu hadiah, dan semoga kau senang. Aku akan mengirimkanmu surat lagi kalau sudah hari ke 110, 120,130,, selama kelipatan sepuluh, karena aku mencintaimu tepat di jam sepuluh..

Annyeong~

Jangan takut!! Aku bukan orang jahat, karena kejahatanku adalah mencintaimu dalam diam

Always beside you-ksy

 

“Kau bohong, ini sudah 100 hari sejak kau mengirimkanku bonekah ini.. ” Aku melihat tanggalan dan melihat hari ini ku beri tanda khusus, dan sebuah note yang bertuliskan. “I’ll find you!!”

I barely erased you and difficultly got over you but in the end
Over and over again over and over again
It still remains with me over and over again
I close my eyes but I keep thinking of you again
Over and over again over and over again
When I open my eyes, it repeats, over and over again..

 

Pintu kamarku di ketuk, aku melihat eomma-ku masuk dengan senyum-nya yang menenangkan seperti biasa 🙂

“Waeyo, Eomma?” Tanyaku penasaran.

“Turunlah, ada seorang Ahjumma ingin bertemu denganmu suzy-ah”

“Ahjumma? Nuguseyo?” Aku bertanya dengan dahi yang berkerut lipat tiga,

“Kau lihatlah sendiri, turunlah.. Kajja~” Aku berfikir sejenak merapikan rambut juga pita-ku, eomma sudah turun duluan. Dan aku berfikir siapa wanita paruh baya yang mencariku? Setelah kurasa aku sudah cukup rapi, aku berjalan turun dari tangga.. dan ku lihat dari belakang. Aku seperti mengenalnya?

 

“Kim-Ahjumma??” Tanyaku ragu-ragu,

“Nee, Ah suzy-ah ” Wanita paruh baya itu tanpa ragu memelukku, dan mengusap rambutku. Aku heran, apa hubunganku dengannya?? Kenapa aku tidak ingat?

“Eh? A..ad..a apa mencariku Ahjumma?”

“Eyy,, kenapa masih memanggilku dengan sangat formal? Panggil aku Eommonim saja ” dan DEG!! Nafasku seakan berhenti. Apa ini?? Aku tidak tahu kemana arah pembicaraan ini akan berakhir, kemudian beliau menanyakan kabarku dan memberi tahu kalo Kim Soohyun sudah mulai membaik. Ya, aku kembali teringat beberapa hari yang lalu dia menemaniku sekaligus menjadi partnerku berantem. Ah, bukan dia sebenarnya akan tetapi hantunya.

“Aku membawakanmu sesuatu” Ahjumma, itu mengeluarkan kotak putih kecil berukuran sedang dan memberikannya padaku?

“Eh apa ini?” Aku bertanya sekaligus terkejut melihat isi kotak tersebut, ya.. sepasang sepatu pink yang ku inginkan ketika aku melihatnya di sebuah etalase di kawasan myeong-dong. Aku tidak bisa membelinya karena memang uang sakuku tidak cukup untuk membelinya dan ku putuskan untuk menabung. Dan kutemukan sebuah surat lagi,

 

“Eh, maaf kalo aku mengirimimu sepatu ini. Aku tahu kau sangat menginginkannya dan menyisihkan uang jajanmu tiap hari suzy-ssi, Aku sangat tidak tega melihat semua temanmu membeli barang-barang bagus dengan menggunakan uang orang tuanya sedangkan dirimu sangat keras kepala dan tidak mau menggunakan kartu kredit milik orangtua-mu. Jadi maafkan aku karena telah lancang membelikannya untukmu sebagai hadiah persahabatan kita. Maaf kalo kamu tidak suka kamu bisa memukulku di hari ke 200, aku akan menemuimu, –ksy

 

“A..apa ini??” Aku bukan hanya shock karena tahu siapa yang selama ini menjadi stalker-ku dan mengirimiku hadiah-hadiah, akan tetapi aku juga shock karena kenyataan bahwa orang yang selama ini ku tunggu adalah DIA, DIA,, yang selama seminggu ini menemani hari-hari ku, sampai kejadian itu terjadi.

When I open my eyes, you grow faint but when I close my eyes again, the memories become clearer
No matter how deeply I hide you, I keep thinking of you repeatedly
I guess I can never get over you
All the songs that you sang seem like you were singing in case I would hear
Everywhere I go, I hear your voice – anywhere that you’re not there, I only think of your memories.. (4minutes – Over and Over)

 

“Ini tidak benar kan? Soohyun bukan?” Aku bertanya pada Ahjumma tersebut dan dia dengan yakin malah menjawabnya dengan mantap. Sesuatu yang membuatku lebih dari pada Shock karena kecelakaan atau apa-pun di dunia ini.

“Ya, suzy-ah.. dia Soohyun. Tunanganmu. ”

JDERRR… seperti ada petir yang menyambarku, hatiku berdetak tidak karuan dan air mataku tiba-tiba meluncur.

“Ini tidak benar kan? E.. o..mma.. Eomma!!” Aku berteriak memanggil eommaku. Eomma yang terkejut berlari dari arah belakang,

“Suzy-ah waeyoo?? Juhyunie?? Wae??”

 

“Yuri-ah nado molla, suzy tiba-tiba menangis.. aku bingung!” Juhyun-Ahjumma menatapku bengung sambil memelukku.

“Suzy-yah gwenchana??” Eomma bertanya padaku sambil membelai rambutku. Aku yang masih sedikit shock mencoba mengingat-ingat beberapa potongan memory. Aku memang merasa setiap aku pulang sekolah, pergi ke mall, jalan-jalan.. Aku merasa ada yang mengikutiku. Aku mulai teringat semua kejadian dimana aku terjatuh, di ganggu kakak kelas, pasti ada saja orang yang menolong. Namun bodohku aku tidak pernah melihat kalo itu dia!! Dan aku baru sadar semuanya. Kumpulan serpihan memoryku pun menyatu.. menggabungkan siluet-siluet kenangan masa lalu yang telah ku lupakan. Ya!! Itu dia.

 

I hear your voice from somewhere
And again like a fool, I draw you out in my head (again)
An inexplicable, strong force embraces me
And there are only faded memories deeply nailed into my life
..

 

Aku berlari menuju ke bangsalnya, bangsal dimana dia tertidur selama beberapa minggu ini, kamu pasti sendirian disana? Kamu tidak menemuiku selama beberapa hari, dan aku sadar kalo aku membutuhkanmu!! Aku merindukanmu 😦

Kubuka pintu kamarnya, ku cari sesosok yang sangat familiar denganku. Namun seberapa keras aku mencari, tak kutemukan sosok itu.. kemana dia batinku. Ku alihan pandanganku  ke arah ranjangnya, dia masih terlelap di ranjangnya dengan segala macam alat bantuan kehidupan. Aku tahu sekarang, aku ingat kamu… kamu..

 

“Kamu terlalu baik, kau tau.. higs..higss..” Aku berbicara padanya yang masih tak sadarkan diri. Mungkin memang aku sudah gila, tapi aku ingin berterimakasih, karena dia aku tidak berada di posisinya. “Kau bodoh!!” Teriakku, “Kau bodoh, bodoh, bodoh!!”

“Ya,, siapa yang kau panggil bodoh??” Aku mengangkat wajahku, kulihat dia bangun dan menatap ke arahku.

“Mwoo?? Kau.. Kau sudah sadar??” Aku segera menyeka sisa Air mata dan ingusku.

“Yaa.. Kau berisik!! Kau tidak tahu aku sedang tidur apa??”

“Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.. Soohyunnn!!” Aku dengan spontan memeluknya, memeluknya sampai ia sesak nafas.

“Aisssssshh, lepaskan! Dasar wanita aneh! Kau mau membunuhku??” Aku teringat, dan segera melepaskan dekapanku.

“Kau benar-benar sadar Soohyun-ah??” Aku tersenyum dengan senyum terindahku.

“Aku kan sudah sadar dari seminggu yang lalu?? Dan ngomong-ngomong kau siapa?? Temanku di Dongguk kah??”

“APAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA??”

 

I heard that you were doing well
But I’m trapped alone in this stopped time

What you want is not me
I know this but I still held onto you
But that fool isn’t here anymore
And I feel like we can’t go on anymore
Anymore oh oh oh anymore oh oh oh anymore oh oh oh
Don’t wanna cry anymore

A day without you isn’t so bad
So I think it’s all for the best, you know
You may have wanted me to cry and beg
But that’s just your selfish thought – it’s too late

Even memories become wilted flowers in front of time
Like falling stars in the night sky, they lose the light

Please be happier than when you were with me
Cause I know that you will think of me sometimes too.. (Seo In Young-Anymore)

Aku terkejut!! Apakah dia Amnesia????

_TBC

Note: Gimana?? Menurut kalian Soohyun kenapa?? Dan sedikit bocoran part 4 adalah part terakhir + Epilog kayaknya.. jad sampai jumpa pada kisah yang lain ^^

Advertisements

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s