Might and Magic [Part 2]

Title: Might And Magic

Author: SeiraAiren

Cast:

  • Bae Su Ji [Suzy MissA]
  • Kim Soo Hyun [Actor]

Other Cast:

  • Bae Ahjussi-Ahjumma
  • Kim Ahjumma

Genre : Romance, Comedy

Rating: T

Length: Flash Fics-Series

Disclaimer: All the cast is Bellong to the God, and Him/She. And the Story Line is Mine! Say No To Plagiarsm, and Allowed Re-Share ^^ **just write Full credits** [saya bukan orang pelit kog, heheh^^]

Note : Haii, ada yang kangen Author enggak?? kayaknya enggak!! wkwkkwk, duhh gak nyangka tau kalau bakalan dapet banyak banget Review.. Yey!! ternyata ceritaku di sukai ^^ asikkkk,, anw.. mian yah lama, karena author sibukk wwllwll ehh yaudin deh gak usah berlama-lama lest MOVE IT!! Check it OuT!!

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Aku berteriak sekeras-kerasnya, pagi ini. “Yakk, siapa kamu!! Kenapa? Kenapa kamu ada di kamarku huh??” aku bingung, apa yang di lakukan namja ini, di kamarku? Apalagi ini.. kulirik jam weeker di atas meja samping ranjangku masih menunjukkan pukul 05.10 AM KST.

“Kau? Kau benar bisa melihatku?” Aissssshh namja ini sudah gila ya? Kenapa dia tiba-tiba bertanya aku bisa melihat dia atau tidak? Ya jelaslah aku bisa melihatnya!! Kecuali kalau dia hantu pikirku.

“Eh..” Akupun tersadar akan ucapanku. “Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…” aku berteriak untuk kedua kalinya, dan namja di depanku terlihat sangat bingung dan ketakutan, dia berusaha menutup mulutku namun gagal, karena dia tidak bisa menyentuhku. Teriakanku pun semakin menjadi setiap dia gagal menyentuhku dan malah menembus tubuhku.

“Suzyy-ah,, Waeyooo??” Terdengar suara teriakan Eomma dari ruang bawah yang bergegas naik tangga. “Dok..dok..dokk..” Kudengar sayup-sayup pintu kamarku di ketok, aku antara sadar dan tidak masih menggigit bantal di bawah selimut karena ketakutan, kemudian terdengar suara Eomma yang menyuruh Appa untuk men-dobrak pintu kamarku. Selang berikutnya kurasakan Eomma memelukku, “Suzy-ah gwenchana?”

“Eomm,eommaaaaa.. kaaaaaaa,,,” akupun menangis dan memeluk Eomma-ku erat, “Eommmaaa.. Mianee.. Hiks.. Hikss.. Aku takutt, eoommaaaaa”

“Suzy-ahh, Gwenchana.. Eomma disini, eomma tidak akan pergi kemana-mana lagi sayang” Aku pun tersenyum melihat eomma dan mengusap air mata-ku, namun ketika aku menengok kesamping, “Damn!!” Rutukku dalam hati, namja itu malah duduk berjongkok di depanku!! Aku hanya bisa melotot terkejut! Karena ku kira dia telah pergi, namun dugaanku salah!

“Kamu, sudah tidak apa-apa kan sayang??”

“Ah,, nee eomma.. tadi aku hanya mimpi buruk, sangat buruk hehehe” Aku mencoba tertawa, tapi ku rasa tawaku sangat garing.

“Ah, baiklah kalo begitu eomma dan appa akan turun lagi ke bawah, jika kamu sudah tidak apa-apa. Okay?”

“Ye, eomma. Aku akan segera menyusul”

Aku melihat ke-arah namja yang sedari tadi membuatku ketakutan, aku memberanikan diri bertanya padanya, dia kelihatannya tidak jahat. Jangan panggil aku Suzy kalo aku tidak berani mengusirnya dari kamarku.

Aku berjalan mendekatinya di sudut kamarku, kelihatannya dia sedang mengamati jalanan lewat jendela kamarku.

“Hei..” Aku memanggilnya, tapi dia tidak bergeming. “Hei.. kau!!” Ku coa kunaikkan intensitas nada suaraku, namun namja itu masih tidak bergeming. Aku kehabisan akal, kulihat sendal tidurku tergeleta di samping kakiku. Aku memiliki inisiatif untuk melemparkannya ke cendela dan “Buk” sukses! Dia berbalik setelah melihat sebuah sendal melayang melintasi tubuhnya dan menghantam kaca cendela di depannya.

“Daebak!! Yess..” Aku bersorak kecil, karena telah dapat mengalihkan perhatiannya.

“Hei, wanita gila! Kau sedang apa? Berteriak-teriak, dan sekarang kau mulai melempar barang-barang se-enak jidat mu huh?”

“Yaa!! Seharusnya aku yang tanya kepadamu!! Apa yang kau lakukan sepagi ini di kamarku!! Dan kau?? Kau?? Kau bukan manusia kan?” Aku sedikit takut-takut mengucapkannya.

“Aku? Aku mengikutimu sejak kemarin kau melihatku.”

“Yaak!! Kenapa kau mengikutiku?? Aku bukan cenayang!!”

“Aku tau, kau bukan cenayang! Aura-mu berbeda, dan lagi pula aku mengikutimu karena aku tahu kau bisa melihat-ku, dan aku membutuhkan bantuanmu”

“Aku? A..a..a..aku tidak bisa melihatmu!! Dan aku tidak bisa membantumu”

“Bae Suzy!! Dengarkan aku!!”

“Yaaaaaaaaaaaa,, yaaaa dari mana kau tahu namaku??” Aku mulai semakin takut! Aku belum pernah bertemu hantu, dan ketika aku harus bertemu hantu, malah hantu seperti ini?? Andweyy!!

“Kau memang bodoh ya, jelas-jelas di pintu kamarmu tertulis “BAE SUE ZY ROOM” pasti lah aku melihatnya dengan jelas! Perlu ku lihat lagi agar kau bisa percaya?”

“Kenapa kau mengikutiku, kalau begitu???” Aku masih bertanya dengan nada was-was.

“Seperti yang telah aku jelaskan kepadamu tadi, aku membutuhkan bantuanmu.” Jawabnya singkat.

“Iya, aku tahu dan aku dengar. Tapi kau membutuhkan bantuanku untuk apa??”

“Temani aku, aku seminggu ini tidak ada teman ngobrol”

“Yakk!! Kau sudah gila? Dunia kita berbeda tuan, dan mana mungkin manusia normal yang masih hidup sepertiku bisa menemanimu yang sudah mati?? Aishh kau benar-benar sudah tidak waras. Aku baru tahu kalo ada juga hantu gila”

“Maksudmu?? Aku belum mati. Aku masih hidup dan koma, aku melihat tubuhku terbaring dengan banyak perban dan infus, tapi aku sendiri lupa siapa aku? Mengapa aku sampai bisa koma dan semua tentang diriku?”

“Jadi?”

“Ak ingin kau menjenguk tubuhku dan bertemu ibuku. Untuk menanyakan kondisiku, serta bertanya kapan aku akan sadar?”

“Ya, orang bodoh dari mana yang bertanya kepada seorang ibu tentang kapan anaknya akan siuman dari koma? Huh?”

“Aku memohon padamu, aku sangat memohon” Astaga!! Dia menunduk di hadapanku.

“Kau, kau kenapa?? Jangan menunduk, aku kurang enak.. meskipun kau hantu a..ak..aku…”

“Jadi kau akan membantuku??”

“Aishh, Mollasseo”

@Seoul National Hospital

“Suzy-ah, kenapa aku juga harus ikut menyamar dan bersembunyi?? Aku kan hantu?”

“Astaga!! *tepok jidat* Aku sudah mulai melupakanmu kalau kau adalah hantu. Baiklah kau boleh berjalan di dekatku” Aku berjalan menuju ke resepsionis dan bertanya kamar Soohyun dimana, Oh ya.. aku hanya tahu namanya Kim Soohyun, karena hantu itu ah maaf, Soohyun lupa tentang semuanya. Aku berjalan menuju kmar 203 kamar yang letaknya satu deretan dari bangsalku kemarin. Kulihat dia masih mengikutiku, dia berjalan dengan sangat sedih. Hmm.. Kulihat papan nama “Kim Soo Hyun” di samping pintu bernomor 203, aku yakin ini pastilah kamarnya. Akupun memberanikan diri untuk mengetuk pintu.

“Ah, Annyeonghaseyoo~” Aku membungkuk memberikan salam kepada wanita paruh baya di depanku.

“An..n..nyeong~ Suzy!! Kau datang dear, aku selalu menantikanmu!! Aku takut kamu terjadi apa-apa!! Karena hari itu, saat Soohyun pamit dia pamit akan menemuimu. Kamu tidak apa-apa?” What the?? Siapa Ahjumma ini?? Kenapa dia memelukku?? Dan omong kosong apa dia tadi?? Aku ?? dan Soohyun?? Aku menatap curiga kepada namja di depanku. Namun dia hanya mengangkat tangan tanda tidak tahu.

“Ah, eommonim annyeonghasimika.. naneun Bae Sueji imnika bangaupseumida”

“Ahh, gadis pintar.. aku sangat sedih ketika mendapat telefon dari pihak rumah sakit yang mengabarkan Soohyun kecelakaan, aku takut aku tidak bisa melihatmu. Kau gadis yang amat cantik dan baik Suzy-ah”

“Ah, nee” Ini omong kosong apa lagi?? Aku sangat bingung, dan yang lebih anehnya di samping ranjang Soohyun ada fotoku!! Ini tidak masuk di akal ketika aku sama sekali tidak pernah berfoto dengan pose seperti itu apalagi dengan namja itu, lagi pula aku tidak mengenal siapa namja yang ter-baring di sampingku!! Aisshh chincha!! Kepalaku semakin pusing memikirkan ini!!

“Eommonin, saya ijin pulang dulu.. Kurasa Soohyun oppa akan segera sehat. Ku dengar oppa juga sudah melalui masa kritisnya. Jadi nanti kalau ada apa-apa silahkan hubungi saya ne?”

“Ne, kau juga hati-hati, jaga kesehatan dear,, sering-seringlah mengunjungi Soohyun”

“Ah-nee.. saya pulang *bow*”

“Suzy-ah, gomawo.. Aku senang kau bersikap baik terhadap ibuku.”

“Grrrrrrrrrrr.. Kau?? Kau benar-benar penipu!!” Aku masih berjalan meninggalkannya di belakang. “Apa maumu? Kau pasti sudah mengenalk bukan?? Walaupun kau lupa ingatan tapi “FOTO” di samping ranjang itu telah membongkar semua kebohonganmu!!” Aku bergegas menaiki lift.

“Suzy, aku juga tidak tahu siapa wanita di foto itu, dan sejak aku bertemu denganmu pada hari itu aku merasa pernah melihatmu. Makanya aku mengikutimu! Aku kira kau mengenalku”

“Tidak! Aku tidak mengenalmu, siapapun kamu pergi dariku!!” Aku masih tidak perduli dengannya, bahkan tidak menatapnya,

“Percayalah Suzy.. aku tidak akan berbohong. Aku hanya ingin tahu, siapa aku dan mengapa aku koma tidak lebih”

“Tapi kenapa harus kau dan aku yang terlibat? Kau minta tolong pada cenayang saja pasti beres. Atau kau bisa menunggu sampai ka siuman” Aku keluar dari lift dan masih berjalan tanpa menhiraukan-nya. Aku berniat memanggil taksi dan..

“Aku mana mungkin bisa… ”

When I smile, my face is more dazzling than the sunshine

When I cry, my tears seem to fall more beautifully than anyone else’s

All the people passing by are staring at me

But I only want you to see me like this

You really have a good fortune

Shalalala while singing a song

Dreaming of you calling my name

Shalalala I’ll be your woman

I’ll only look at you beautifully

When I smile, my face is more dazzling than the sunshine

When I cry, my tears seem to fall more beautifully than anyone else’s

Shalalala while singing a song

Dreaming of you calling my name

Shalalala I’ll be your woman

I’ll only look at you beautifully

Shalalala while singing a song

Dreaming of you calling my name (only mine)

Shalalala I’ll be your woman

I’ll only look at you beautifully

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Sebuah tangan menarikku dan aku rasa aku terjatuh.

_TBC

Footnote: Otte?? Gimana?? penasaran?? Jangan lupa Review yahh ^^ Gomawoo *bow*

Advertisements

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s