Project Story [YongSeo] with burningancovy and lovelyauntumn [Part 2]

Title: Project Story [YongSeo] with burningancovy and lovelyauntumn [Part 2]

Author: SeiraAiren & BurningAncovy

Cast:

  • Lee Jonghyun [CN Blue]
  • Kang Minhyuk [CN Blue]
  • Lee Jungshin [CN Blue]
  • Jung Yonghwa [CN Blue]
  • Lee Hongki [FT Island]
  • Jung Seo Al [OC]
  • Kim Hyora [OC]

Other Cast: –

Genre: PG-13

Length: Chaptered

Rating: All Fandom (?)

Disclaimer: All the cast is Bellong to the God, and Him/She. Jung Seo Al is mine, Kim Hyora is belong to @meutiakbachnar  And the Story Line is Mine! Say No To Plagiarsm, and Allowed Re-Share ^^ **just write Full credits** [saya bukan orang pelit kog, heheh^^]

 

Pagi yang cerah seperti biasa di seoul, Yonghwa beranjak dari tempat tidurnya dan beringsut membuka tirai jendela kamarnya,, udara pagi ini sangat segar dan cerah. Mungkin memang hari ini yang sudah lama ia tunggu-tunggu.

“Hyun, sudah lama ya??” Yonghwa terlihat memandang ke arah luar jendela dengan tatapan kosong.

Sementara itu, di Dorm CNBLUE tak kalah ajaibnya dengan hari-hari sebelumnya, hari ini masih pukul 8.40 KST dan Seo All sudah berada di dorm untuk mengacak-acak kamar para member CNBLUE bersama sahabat troublemakernya, Hongki. Namun hari ini Hongki terlihat capek karena hanya Seoniy saja yang terlihat sibuk membangunkan para member.

“Hey Jungshin-ah Irreonna, ppallii..”

“Ye, Nunaaaaa, aku masi ngantukk..”

“Andwaey! Kau harus bangun Jungshin-ah, kalo kau tidak mau kehilangan moment special!”

“Momen apa?? Aku ngantuk”

“Apa kau lupa?? hari ini kita kan melihat oppa dan seo di mucore kan??”

“Ahhh, Eo!! Eodisseo??”

“Nugu?? Mucore!

“MBC lahh =,=”

“Ohh Eo, aku ingat”

Kemudian mereka duduk bersama di ruang televisi dan menyaksikan acara mucore bersama-sama. Namun berbeda dari biasanya seo terlihat sedang mengotak atik Iphone miliknya.

“Kau kenapa?” Tanya Hongki singkat

“Anniyo, aku hanya lagi unmood seperti biasa”

“Dasar moodmaker lu” Hongki bercanda dengan memukulkan bantal kearah Seoniy, namun seoniy pun tak memberikan respon seperti biasanya, dia malah pergi begitu saja dari ruangan itu.

“Dia kenapa?”

“Molla” Hongki dan Jonghyun saling menatap tidak tahu.

Acara music itu telah selesai, kemudian mereka saling membicarakan tentang yong yang lebih kelihatan sangat senang dan bahagia bisa ketemu wanita idamannya itu lagi. Dan tiba-tiba seseorang duduk diantara mereka.

“Yaaa! Kalau kau sibuk tidak usah menghubungiku, kenapa juga kau meberikan harapan padaku! Dasar tukang PHP! Cih!” Seoniy mengambil batrai iphone-nya dan kemudian membuangnya.

“Kau kenapa sih?” tanya Hongki mendekatinya.

“Apa? Jangan mendekatiku! Aku lagi sebal dengannya!”

“Siapa? Changsun?” Jawab Burning asal

“Ige mwoooyaaaa, demi apa kau berani menyebut nama cowok rese itu di depanku! Aku akan tunjukkan siapa BOS-nya”

Kemudian pintu dorm pun terbuka,

“Aku pulang!”

“Hyuuuuuung~” Hongki berlari menuju ke arah Yonghwa

“Kalian sedang apa? Berpesta?” Yonghwa bertanya kepada mereka, karena semuanya sedang duduk di lantai.

“Hyung kau tadi kelihatan bahagia sekali? Apakah kau benar-benar balikan dengan Hyun?” Hongki langsung bertanya TO THE POINT.

“Oppa, apakah kau membawakan makanan yang ku pesan” Seoniy pun ikut unjuk bicara.

“Hyung..” belum sempat Minhyuk berbicara Yonghwa sudah memotongnya.

“Ya! Kau kira aku mesin apa bisa menjawab pertannyaan kalian langsung? Aku lelah ijinkan aku istirahat. Kau Seo- itu makanan yang kau pesan”

“Kyaaaaaaaaa~ gomawoyo oppa.” Seoniy pun berlari ke arah makanan itu.

“Jadi kita akan berpesta malam ini?”

“Barbekyu??”

“Nee!” Jawab Seoniy tak kalah semangat. “Tapi Jungshin-ah, coba kau undang temanmu yang kemarin mungkin akan tambah seru kalau ada dua orang gadis di sini!”

“Ne,” Jungshin kemudian terlihat memencet-mencet tombol Iphone-nya.

Dalam hati Jonghyun pun menggerutu “Sial, kenapa wanita itu lagi -,-

***

Di dalam kamar terlihat Yonghwa sedang tertidur dan memainkan ponselnya.

To: Hyun

Sudah sampai? Jangan lupa makan.

 

Kemudian tak beberapa lama ia mengirimkan pesan itu, kemudian datang lah balasan.

From: Hyun

Belum oppa, aku masi dijalan. Nanti aku harus latihan rekaman untuk single terbaruku.

 

To: Hyun

Twinkle? Ya, selamat untuk kalian, sampaikan ucapan terimakasihku pada taeng dan fanny.

 

From: Hyun

Ne, Oppa. Jangan lupa makan.

 

Sebenarnya yonghwa ingin membalas pesan itu, namun apa daya? Ia tahu keadaan seohyun bagaimana, dan ia ragu jika seohyun tidak merasa tergannggu dengan perhatiaannya. Perlahan lahan di pejamkan matanya, dan kemudian terlelap.

***

Di  suatu tempat,, di daerah Myeong-dong.

“Hyung, mau kemana kau?” sang maknae Mir bertanya pada Hyung-nya.

“Anniy aku hanya mau pergi ke toko coffe sebentar ikutkah kau?” Joonie bertanya pada Mir.

“Tapi sebentar lagi kita akan manggung Hyung?”

“Santai saja, Seungho-Hyung tak akan memarahi kita kalau cuma mampir sebentar di toko coffe”

Beberapa saat kemudian mobil yang ditumpangi kedua namja itu berhenti di depan sebuah kedai “La Cafe Toffe” namanya.

“Hyung kau mau minum kopi apa? Americano?” Mir bertanya hendak keluar membelikan.

“Anniy, belikan Espresso satu untukku, dan Chochomocca satu untuk Seo”

“Apakah Seo nuna, akan ke tempat rehearsal kita Hyung”

“Sudahlah pergi saja”

“Ne, Hyung”

***

Kembali ke Dorm CNBLUE, terlihat semua orang sedang sibuk menyiapkan pesta barbekyu, dan tiba-tiba bel berbunyi.

“Siapa yang datang? Apakah Hyora-Ssi?” Tanya Seoniy, Kemudian Jungshin pun bangkit untuk melihat kedepan. “Nugu?”

“Seo nunna, ada tamu untuk mu!” Teriak Jungshin dari depan.

“Eh? Nuguya?” Seo melepas celemek dan shovel miliknya, kemudian beranjak ke depan.

“Mwo? Waeyo?” Seo terkejut karena yang datang orang yang tidak disangkanya.

“Emm, pegang ini sebentar” Suruhnya

“Wae, wae, wae? Apa ini..” dan dengan tiba-tiba namja itu memeluk tubuh Seo, Mianhe, jeongmal mianhe Seo, yah itu Chocholatemocca kesukaanmu, untuk terakhir kalinya aku minta maaf, aku tidak bisa menemanimu” kemudian dia mencium kening Seo dan membungkuk lalu langsung pergi. Disitu seo terlihat masih tidak percaya dan mematung. Dia belum sadar apa yang terjadi selama lima detik.

“YAAAAAAAA!! LEE CHANGSUN! KEMANA KAU! SEMAUMU SAJA!!” Amarah Seo pun memuncak, namun dia malah menangis dan terduduk di depan dorm.

“Sudahlah MBLAQ memang sibuk, jadi jangan kau tangisi. *pukpuk*” Hongki berusaha menenangkan dengan memeluknya. Tapi reaksi Seo sangat berbeda.

“Yaa~ Hongki-ah, dia menciumku! Dia bahkan belum menembakku! Mengatakan apapun saja dia tidak kenapa dan demi apa dia berani menciumku hiks, hiks” ungkapanya.

“Sudahlah tapi kita semua tahu, dia namja yang bodoh Seo, maklumi saja.”

Selang beberapa saat, kemudian sesosok wanita muncul dari balik lift,

“OH- Annyeonghaseyo~” dia menyapa Seo dan Hongki dengan menunduk memberikan salam sembilanpuluh derajatnya.

“Yaa~ Hyora, apa saja yang kau bawa ini? Kita hanya akan membuat pesta barbekyu biasa saja, tapi kau malah membawa banyak sekali makanan kesini?!” protes Jungshin, ketika menyambut kedatangan teman lamanya, Kim Hyora.

Gadis mungil yang memiliki kepribadian sangat lugu itu dengan malu-malu memasuki dorm CNBLUE. Di kedua belah tangannya, terdapat beberapa bungkusan plastik berisi makanan. Karena merasa tak tega membiarkan Hyora membawa barang-barang seberat itu, Jungshin pun dengan cepat mengambil semua bungkusan makanan dan menjinjingnya.

“Hahaha, Jungshin-ah, ini kali pertamanya aku bisa dekat dengan idolaku! Aku tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini!” bisik Hyora, ketika Jungshin dan dirinya tengah sibuk mengeluarkan isi dari bungkusan-bungkusan makanan tersebut. “Lihat. Aku bawakan sup daging kesukaannya, aku juga membuatkan kimchi super lezat, ah… dan spaghetti ini! Otte? Semuanya nampak begitu lezat, bukan?”

Jungshin membelalakkan mata dan membuka mulutnya lebar-lebar. “Nee~ Terlihat nampak begitu lezat. Kau yakin, kau yang membuat ini semua? Dan… itu berarti… kau benar-benar menyukai Jonghyun-hyung?”

Hyora menganggukkan kepalanya mantap, kemudian membalikkan badannya malu-malu. Jungshin berdecak melihat tingkah teman lamanya itu sambil berkacak pinggang. “Yaa~ Aku tak menyangka kau lebih aneh dari yang kubayangkan~ Ah, baiklah, sekarang ayo kita segera menemui yang lainnya untuk barbekyu!”

Kini, semua telah ramai berkumpul di halaman belakang gedung tempat dorm CNBLUE berada. Semua telah dipersiapkan dan kini mereka tinggal menunggu semua daging panggangan matang. Selagi menunggu daging-daging tersebut matang, Minhyuk dengan semangat mengajak yang lain untuk bermain ‘Truth or Dare’. Sebuah permainan yang sering sekali dilakukan oleh para personel CNBLUE ketika mereka memiliki sedikit waktu luang. Semua setuju, dan langsung duduk membentuk lingkaran.

“Yang mendapat giliran ‘Truth or Dare’ harus tetap meminum soju ini” tiba-tiba Minhyuk melengos ke tengah-tengah dan meletakkan tiga buah botol soju dan sebuah botol kosong. “Baiklah, aku akan memutar botol ini…”

Minhyuk memutar botol kosong itu dengan sangat kencang, sehingga tak dapat diprediksi kapan botol itu akan berhenti dan siapa yang akan menjadi ‘korban-pertama’ dari permainan ‘Truth or Dare’ yang tengah mereka mainkan kali ini. Semua pasang mata terfokus pada botol soju yang berputar tersebut. Semua sepertinya tengah berharap-harap cemas dan memiliki keyakinan pada diri masing-masing: “Andwae. Jangan aku.. Jebal.. Jangan aku.”

TAP! Botol berhenti dan tepat mengarah kepada Lee Hongki. Spontan, Hongki langsung panik. Dengan ragu-ragu, ia beranjak dari posisi duduknya dan berjalan ke tengah. Diambilnya sebuah botol soju, sementara yang lain terus menyuruhnya untuk segera meminum soju tersebut.

“Minum… Minum… Minum!” sorakkan itu kini terdengar agak samar di telinganya. Soju yang memabukkan itu telah menghipnotis keberadaan diri Hongki saat ini.

Kesempatan inilah yang menjadi kesempatan bagus bagi yang lain untuk mempersiapkan tantangan atau sebuah pertanyaan yang harus dijawab oleh Hongki dengan jujur.

“Baiklah, Hongki-hyung… Truth, or Dare?” tanya Minhyuk.

“Truth—euk!” Hongki menjawabnya dengan diselingi suara cegukan.

“Siapa yang ingin melemparkan satu pertanyaan untuk Hongki-hyung?” ujar Minhyuk.

“AKU!” Seoniy mengangkat tinggi tangan kanannya. “Lee Hongki. Aku selalu penasaran. Bagaimana tipe gadis idamanmu? Apakah kau bahkan pernah berpacaran? Atau… apakah saat ini kau memiliki seorang gadis yang kau sukai?”

Hongki sempat terdiam untuk beberapa saat. Namun matanya tetap tertuju kepada si penanya, yang tak lain adalah teman dekatnya, Jung Seo-All. “Kau benar-benar ingin tahu, huh?” tanya Hongki, sambil tertawa pelan. Ia benar-benar mabuk. “Aku menyukai seorang gadis saat ini. Dia tak cantik, masih ada gadis yang jauh lebih cantik di luaran sana. Terlebih lagi karena aku ini seorang vokalis band, akan lebih mudah untuk menaklukan hati para gadis cantik itu. Dia juga tak menarik, tak ada sedikitpun sisi menarik! Tukang marah, moody, bahkan aku sempat tak bisa menganggapnya sebagai seorang yeoja. Tapi… dia selalu membuatku sakit. Dia juga yang selalu membuatku bahagia. Kalau kalian ingin tahu siapa dia… Akan kuberi tahu. Namanya adalah Jung… Jung Seo-All! Kau Seoniy, kau—BRRUUK!”

Hongki tergeletak lemah di atas rerumputan halaman belakang gedung dorm CNBLUE. Sementara itu, yang lain menatap ke arah Seoniy. “Wae??” tanya Seoniy, yang merasa kebingungan dengan tatapan yang diterimanya dari semua yang ada disana bersamanya.

“Kurasa kalian perlu waktu untuk membicarakan ini berdua, Seo-ah” ucap Jonghyun. “Angkat dia, bawa dia masuk kesana…”

Seoniy masih terpaku setelah mendapatkan pernyataan cinta dari temannya sendiri, Lee Hongki. Ia beranjak dari posisi duduknya dan berjalan pelan menghampiri Hongki. Ditatapnya sosok lelaki yang selama ini selalu menemaninya itu dalam-dalam. “Hongki-ah, gomawo. Tapi…” tanpa melanjutkan ucapannya, Seoniy dengan cepat memapah Hongki bangun dan membawanya kembali ke dorm untuk beristirahat.

Mianhae… Jeongmal mianhae. Aku benar-benar sudah menganggapmu sebagai saudara kembarku, temanku Hongki-ah. Aku bingung harus bersikap apa besok” ujar Seoniy, setelah membaringkan tubuh Hongki pada sebuah sofa. Seoniy mengambil semua barang miliknya, dan bergegas meninggalkan dorm. Namun, sebelum benar-benar meninggalkan dorm CNBLUE, Seoniy membuka pintu kamar Yonghwa. “Yaa~ Oppa, kau masih ada satu hutang denganku! Tunggu saja sampai aku merengek padamu untuk menceritakan bagaimana pertemuanmu dengan calon kakak iparku, Seohyun! Ppyeong, Oppa…”

Setelah Hongki dan Seoniy meninggalkan pesta barbekyu, kini tinggal-lah Jungshin, Minhyuk, Jonghyun, dan Hyora. “Apa permainan ini masih mau dilanjutkan?” tanya Jungshin, sambil menatap Hyora dan Jonghyun secara bergantian.

“Kenapa kau menatapku? Lanjutkan saja permainannya kalau memang kau mau” balas Jonghyun.

“Ah, anni. Kalau aku dan Minhyuk, kami bisa saja melanjutkan permainan ini… Aku hanya takut kalau kau ataupun Hyora ingin menghentikan permainan ini”

Gwenchana, Jungshin-ah. La-Lanjutkan saja permainannya” akhirnya Hyora membuka mulutnya.

Permainan pun dilanjutkan. Kini giliran Jungshin memutar botol kosong itu dengan kencang sampai akhirnya botol tersebut mengarah tepat kepada Hyora. Hyora membelalakkan matanya dan memasang tampang kaget. Ia berjalan ke tengah, lalu terdiam untuk beberapa saat.

Setelah lama diselimuti oleh situasi hening, tiba-tiba Hyora membungkukkan badannya sembilan puluh derajat ke arah Jonghyun, Jungshin, dan juga Minhyuk. “Mianhaeyo… Jeongmal mianhaeyo!! A-Aku tak bisa meminum minuman yang memabukkan! A-Aku sudah bertekad untuk tidak ‘minum’ pada Appa dan juga Eomma! Terserah kalian ingin memberiku hukuman yang berlipat ganda tapi jebal… jangan suruh aku untuk meminum minuman ini

Jungshin dan Minhyuk saling menyenggol bahu.

“Biar aku saja yang meminum soju itu” ucap Jonghyun, memecah keheningan yang telah berhasil Hyora ciptakan selang beberapa menit kebelakang tadi.

“Eh? Ah, anniyo~ Jangan seperti itu. Kalian cukup menambahkan hukuman saja untukku” balas Hyora, yang tiba-tiba merasa tidak enak dengan Jonghyun.

“Eo! Biar adil, biarkan kami bertiga yang meminum soju itu! Tapi… kau ingin memilih Truth atau Dare, Hyora-ah?” potong Minhyuk.

“Ng… Truth saja”

“Baiklah, pertanyaan datang dariku. Siapa yang kau sukai saat ini?” tanya Jungshin, yang berharap bahwa Hyora akan menyatakan cintanya kepada Jonghyun secara langsung.

“E-Eh? Ke-Kenapa pertanyaan yang sama seperti pertanyaan untuk Hongki-oppa?” protes Hyora, sambil salah tingkah.

“Kau tetap harus menjawabnya, Kim Hyora” timpal Minhyuk, seakan tahu maksud licik dari Jungshin memberikan pertanyaan itu.

Jonghyun sedikitpun tak peduli dengan adu mulut kecil yang terjadi diantara Jungshin, Minhyuk, dan Hyora. Dengan cepat ia meneguk satu botol soju sampai mabuk. Melihat Jonghyun yang telah berhasil mabuk, Hyora pun dengan cepat menjawab, “Aku menyukai Lee Jonghyun-oppa”

Jungshin dan Minhyuk melebarkan mulutnya. Kini mereka berdua tengah tersenyum sumringah, puas dengan jawaban yang baru saja dilontarkan oleh Kim Hyora. Mereka pun mengikuti jejak Jonghyun untuk menghabiskan sebuah botol soju yang masih tersisa. Sementara itu, Lee Jonghyun, yang baru saja mendengar namanya disebutkan oleh Hyora, mulai berjalan mendekatiyeoja mungil itu.

Hyora mulai panik dan menyesal atas apa yang baru saja diucapkannya. “Ah, mianhae… mianhae! Aku hanya ingin jujur pada diriku sendiri dan aku kira kau telah seratus persen mabuk, jadi aku berani mengatakannya! Maaf-maaf!”

“Ssst…” Jonghyun yang sebenarnya masih dalam keadaan mabuk, menyuruh Hyora untuk tetap tenang dan diam. “Maaf? Seharusnya, aku yang meminta maaf. Lupakan aku. Aku tak mungkin menyukaimu—BRUUK!”

Jonghyun pun terjatuh dan tanpa disadarinya, ia telah terlelap dalam alam mimpi. Hyora terpaku memikirkan ucapan Jonghyun.Lupakan aku… Aku tak mungkin menyukaimu… Matanya mulai memanas. Perlahan, air mata dari pelupuk matanya mulai jatuh membasahi kedua belah pipinya. Ia pun terduduk tepat disamping Jonghyun yang sudah terlelap.

“Kau tahu? Padahal, aku baru saja berhasil melupakan cinta pertamaku yang sudah kupendam selama hampir delapan tahun. Kau tahu? Kau yang membuatku kembali ceria lagi. Hanya menatapmu saja dari layar televisi sudah membuatku tersenyum sendiri. Hahaha… mungkin aku juga yang kelewat bodoh. Mana mungkin seorang superstar seperti dirimu bisa menyukaiku.Pabo! Kau benar-benar bodoh, Kim Hyora!! Untuk apa kau begitu dalam menyukai seseorang yang tak nyata untukmu?!” ucap Hyora, sambil menatap Jonghyun dan terisak tangis. “Baiklah, arasseo. Aku akan melupakan semuanya ini. Tak seharusnya aku disini. Tak seharusnya aku kembali dipertemukan dengan Jungshin dan juga Kang-Goon”

 

_ToBe Continue_

Advertisements

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s