Another Roleplayer Story [A True Story]

 

Title: Another Roleplayer Story

Author: Song Jieun

Cast: Seseorang yang dilindungi keberadaan dan nama baiknya :p Alahh, MBLAQ-Lee Joon 🙂

Other Cast: –

Genre: All Age (?)

Length: One Shot!

Rating: G

Disclaimer: Cerita yang di ilhami berdasarkan pengalaman nyata seorang pribadi yang membuatnya tidak bisa tidur selama sembilan hari berturut-turut. Sehingga sang author bermaksut mengabadikan moment ini di dam blog-nya agar dapat memberikan “pencerahan” bagi semua roleplayer di dunia ini Amin. Akhir kata, Selamat membaca ^^

 

Pagi ini, aku tidak seperti biasanya, masih sekitar pukul tujuh pagi aku sudah membuka mata dan mengecheck hanphoneku, siapa tau ada DM atau Mention masuk darinya. Padahal sehabis sholat shubuh tadi aku baru tidur, *sigh* aku menemukannya dia sudah bangun dan menyapa semua orang di timeline. Dia begitu ceria, cantik dan membuatku terpesona oleh setiap tweet yang dia ketikkan, kemudian aku menyapanya.

“Hi, bagaimana tidurmu nyenyakkah?” tak berselang lama kemudian suara balasan dari mention itu datang, “Aku merindukanmu sayang, aku cukup tidur. Bagaimana dengan mu?” Sebuah ucapan  kasih sayang yang sebagaimana ditujukan seorang kekasih kepada pujaan hatinya. “Yaa, baik. Miss u too honey” jawabku singkat. Entah mengapa, dan demi apa aku bisa jatuh cinta padanya di forum ini. Ya kami kenal sekitar beberapa hari yang lalu. Aku mengenalnya karena dia mementionku dan menanyakan apakah aku fanboy dari nama artis yang menjadi ID-ku? Tentu saja kujawab ya, tidak seharusnya. Karena lebih tepatnya aku fangirl-nya. Namun karena ID-ku ini ini adalah ID laki-laki, baiklah aku akan memulai peranku.

Cerita kami pun dimulai dari sana, aku pun dengan baik memerankan peranku. Entah setan apa yang membuatku berubah membohongi diri sendiri. Kami pun semakin dekat. Mulai dari pertemuan-pertemuan disetiap obrolan kami. Aku merasa cocok dengannya, aku pun mulai menggodanya dengan ucapan dan gombalan khas laki-laki. Ya, aku bertansformasi tigaratusenampuluh derjat dengan sempurnan. Melihat tweetnya yang mulai terlihat menaruh hati untukku membuatku semakin gencar mendekatinya. Namun seperti kebanyakan orang yang sedang melakukan pendekatan. Kami memulai dengan melakukan dm-dm pribadi. Dia bertanya kepadaku siapa namaku, dari mana asalku, dan yang paling membuatku takut menjawabnya adalah “Kau Real Namja?” Aku pun berfikir keras, untuk menjawabnya. Dan ku putuskan aku akan berakting sebaik mungkin, sampai titik dimana aku jenuh dengan peranku. Toh ini tidak nyata, hanya dunia role play. Dimanapun orang bisa bilang abcd tanpa perlu menunjukkan identitas aslinya.

“Kau meragukanku lady? Tentu saja :)” akan tetapi waktu pun tak selalu berpihak padaku, kami sudah mulai dekat dan tentu saja kami sudah memutuskan untuk cyber date. Setiap hari pekerjaanku hanya membuka twitter, aku melupakan banyak hal karena terbuai oleh pesonanya. Suatu ketika dia dengan emosinya bertanya padaku. “Jelaskan padaku kau ada hubungan apa dengan seo?” Aku pun berfikir ada apa dengannya? Sedangkan saat itu aku sedang tidak bisa meninggalkan pekerjaanku. Aku dibuat pusing olehnya, dimana tidak setiap waktu aku bisa membalas dm dan mentionnnya. Entah demi apa juga aku selalu seperti seorang cowok yang kesal karena dia tidak mempercayaiku dan meragukanku, padahal jelas-jelas aku bukan seorang cowok. *sigh*

Dia marah, dia tidak memperdulikanku dan dia deact, damn! parah. Entah mengapa dan demi apa, aku mulai menghawatirkannya dan rindu sangat padanya. Cih!! Rasa apa yang menjalar di dalam tubuhku ini?? Aku bergelut dengan perasaan ku, aku mulai takut akan kenyataan aku menyukainya –real- ya Tuhan semoga ini bukan rasa yang ku khawatirkan. Aku menyayanginya tapi bukan sebagai lawan pasangan, aku sangat bingung. Namun setelah ku lihat, dia react untuk beberapa menit. Oh gosh! Aku naik pitam!! “You shouldn’t do that!” bentakku, aku hilang kesabaran dan kemudian ku putuskan deact untuk mencerahhkan fikiranku! Damn, dunia roleplay sangat tidak masuk akal!

Aku deact untuk tidur, karena aku sangat lelah dan kuputuskan untuk berhenti RP-ing, aku ingin menghubungi admin agensiku. Aku berkata padanya, aku mulai tidak nyaman dan takut membuat dia benar-benar mencintaiku, sedangkan tau sendiri wujutku apa? Namun admin menyarankanku untuk tidak deact, dan malah meyuruhku switch account. Hmm, pilihan yang sedikit membuatku berfikir. Namun karena kulihat dia sangat sedih, jadi aku putuskan untuk mengundur niatku ini, aku ingin menenangkan dia dulu. Karena aku sangat menyayanginya dan tidak tega melihatnya menangis. Tak kuduga, perhatianku ini malah membuatnya semakin mengira aku adalah lelaki. Aku semakin bingung antara mengatakan antara aku laki atau perempuan. Baiklah aku juga tidak tahu akan berakhir samapai mana, kulanjutkan sajalah. Sampai pada akhirnya aku sangat amat lelah dan kuputuskan ingin deact. Aku tidak ingin membuatnya semakin terluka. Tapi apa dia menduluiku, *sigh* dia memang sangat keras kepala. Baiklah, aku sedih aku mulai memaki diriku sendiri karena membuatnya semakin sedih. Aku mengutuki diriku sendiri, karena tidak bisa menjaga seorang anak kecil yang labil. Walaupun kata teman-temanku aku labil, ku pikir dia lebih labil *noprotes*. Sehari kemudian dia mengejutkanku karena dia mengetahui PA ku!! Damn!! Aku harus senang atau sedih? Haruskah kulanjutkan semua omong kosong ini, ya diatahu aku perempuan, dan dia masih merengek untuk meminta cintaku.

Aku sudah gila. Mana mungkin aku di PA melakukan loveydovey? Bisa dikira aku gila oleh teman-temanku. Ckckkckckck akhirnya kuputuskan untuk mengiriminya dm, mulai melakukan kejahatan yang sudah seharusnya aku hentikan sejak dulu. Aku bilang aku juga menyukainya. Oh god kalau boleh ambilah nyawaku sekarang. Sampai kapan aku akan seperti ini, dan dia seperti itu, kurasa dia cukup cantik dan normal. Tapi mengapa kata-katanya juga sedikit absurd, ya sudahlah aku meladeninyadengan ucapan dan gombalan yang tak masuk diakal. Hari pertama-kedua-dan ketiga aku menjalani kehidupanku yang Absurd. Pada hari ketiga akhirnya dia mulai menunjukkan gelagat yang aneh lagi, dia mulai bertanya hal-hal yang aneh, danseperti dugaanku dia menanyakannya. Haruskah aku senang atau sedih? Hahaha tentu saja ini keempatan yang aku tunggu. Dia bertanya padaku “Mbak, mbak bener suka aku? Aku loh cewek”    Dan tentu saja aku ngakak mendengarnya. Ok let me see aku mau menjelaskannya dengan kepala dingin, jadi kusuruh dia mandi “Mandilah dulu, nanti aku jelaskan” namun dia malah mengomel kalau dia bukan anak kecil lagi, yang harus mandi tepat jam empat sore, akupun hanya tersenyum. “Baiklah, sebentar aku pindah pc” dan kusuruh dia menungguku.

 

Aku stay di dm, menunggunya dan bersiap menjelaskan semuanya, secara halus dan tanpa menyakiti nya. “Mian sebelumnya klo salah dan menyinggung. Atau terkesan sok tau, but pure ini krn aku care” Dan kumulai penilaianku,

“Kamu itu : Mgkn anak tunggal/bungsu. Labil dan mudah meledak. Tipikal org yg berprinsip tapi kadang mengedepankan emosi.”

“Butuh “sedikit” pukulan untuk kamu koreksi.Terkadang menyikapi sesuatu dg versi sndiri dan “kurang”perduli sekitar”

“sampai disitu apa ada yg salah dg perkiraanku?” aku bertanya untuk mendapatkan respon bagaimana menurutnya, dan ternyata dia mengakui itu semua, baiklah aku lanjutkan.

“Ne… arraso. Skrng aku ngerti knp kamu bisa dibilang suka sama aku. Dan aku jg ngerasa suka sama kmu”

“Knp aku bilang pertanyaanmu ke aku kurang tepat. krn gini ” knp kamu suka aku? pdhl aku cewek ?” itu scra kasar bilang “Mbak,kamu lesbi?” ”

“Dr sifat km semua td,ada di diri aku semuanya.Cm sejak berjilbab udh gk sefrontal itu.Dan dr kecil ortu larang bicara kasar”

“Diawal RP aku blng ” aku akan melindungimu dan menyayangimu ” itu sbg dongsaeng krn aku ngerasa harus mllkn itu. Aneh kan?”

“Sbnrnya sayangku ke km wajar,dan aku juga mengedepankan logika dan agamaku utk tidak “menyimpang” sprti perkiraanmu.”

“Cm bbrpa tweetmu smpet bikin aku kget wktu km bilang gk masalah klo Yuri dsb.Aku smpet mikir apa aku gk normal? Krn jg gk bisa bedaiin itu”

“Skrng aku ngerti,alasan aku mau terlihat “gak normal” itu krn aku gk pengen liat km terluka sblm km bener2 bisa ngerti perasaan km sndiri.”

“Km tau PA ku kan? yang mention aku kbnykan yeoja yg nganggep aku Oenni mrk.”

“Haha…Believe me. Km sama aku sama2 masih normal.Bukankah pukulan yg aku kasih ke km hrusnya bkin km berfikir?”

“Yach,Mian.Aku hrus pake cara sdkit “kejam” spya km bener2 bisa sdikit berfikir dewasa.”

Dan setelah percakapan panjang lebar itulah, akhirnya kami berdua sadar dan memutuskan inilah hubungan kami yang sebenarnya, imo-dan-lil kid, ckckkckck, 9 hari yang melelahkan.

_Fin

 

 

*NB: ditulis berdasarkan kisah nyata. Sumpaaaahh, ini bukan FF!! wkwkkwk Sumber berasal dari dm ybs, at twitter.com 🙂 jika ada kesamaan nama dan karakter saya memohon maaf ^ ^ karena kesalahan ada di pihak saya, *RUN!! NGAKAK dulu sebelum dibunuh imo.whwhwhhwhwhwh 😀

Advertisements

15 thoughts on “Another Roleplayer Story [A True Story]

  1. Omo, >.<

    Keren banget kisahnya… Terharu deh (???)

    Aku juga punya RP, tapi, aku malah r/s-an sama sepupuku, dan sepupuku itu yeoja!

    Tapi itu atas kesepakatan bersama, soalnya kita berdua tau, kalo cari pacar di RP itu susah, tapi aku sama sepupuku udah tobat (?) kok. Hehehehehehe XDD

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s