Secret!! [Seoniy-Chap]

Title                      :  Love You Like A love Song [Secret! Chap]

Author               :   SeiraAiren

Cast                      :   –  Jung Seo All (OC)

                                     –   Lee Chang Sun (MBLAQ)

Cameo               :  – Kang Minwoo **No Min Woo** (Actor)

Genre                  : Comedy, :p

Length               : Chaptered

Rating                : PG 13

Disclaimer        : Semua Character disini ofcourse belong to him and GOD. Also Joonie milikku seutuhnya sekarang~~ Proud to be Joonie wife now ^^

Published at SeiraAiren.wordpress.com

Copyright by SeiraAiren©2012

 

Tuhan telah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan. Ada cantik, tampan, baik, buruk, kaya dan miskin. Semua itu diciptakan hanya untuk mematuhi perintahnya dan menjauhi larangannya, dan cinta adalah sesuatu yang diluar konteks itu. Ia diciptakan tanpa mengenal perbedaan, Ras, Bangsa, bahkan Agama. Cinta adalah salah satu hal di dunia yang tidak dapat di logika. Airen~

 

**Seo Pov**

Kau bisa bayangkan kan bagaimana rasanya,, jika musim panas seperti ini kau harus memakai dua buah jaket tebal pengahalau dingin, memakai maskar dan kacamata ribben? kau akan terlihat seperti orang aneh yang sedang berjalan di tempat umum. Ya itu sekarang sedang aku alami, ini adalah minggu pertama pernikahan kami. Eh lebih tepatnya minggu pertama pernikahan dia. Sedangkan aku? Aku harus kuliah dan menjalani hari-hariku seperti mahasiswa biasa pada umumnya, dan dia asik menikmati hidupnya sebagai seorang dictactor dirumah baru kami. Yap walaupun sekarang aku sudah semester akhir di Chuncheon National University. Tetap saja dia bersikeras aku harus mengantarkanya makan siang! Betapa menyebalkannya suamiku ini,,

 

Arrrrhh…” Aku menggacak-acak rambutku, Upps, semua orang melihat tingkah anehku.

Jeongsohamnida, jeongsohamnida..” aku meminta maaf sambil membungkukkan badan kepada semua penumpang bus yang merasa terganggu olehku.

 

“Apasih yang sedang ku perbuat saat ini? Kenapa aku abstrack sekali, haduuuh” keluhku dalam hati, karena aku bosan aku menyalakan mp3 playerku dan tiba-tiba ada sebuah tangan menyentuh pundakku, spontan aku terkejut!

“Yaa..” teriakku pada seorang namja yang berdiri di samping kursiku, dan kulihat dia seperti berbisik-bisik.

“Ah? Apa? Kau bicara apa? Aku tidak dengar! Kenapa kau pelan sekali?” dan kulihat gerakan namja itu menyuruhku memegang telinga, dan tentu saja aku masih memasang headphone mp3 ku, Aiigooo~

 

“Ah, yaa.. mianhe, aku lupa melepasnya. Apa yang kau katakan?” tanyaku pada namja itu

“Ahh, syukurlah kalau kau sudah bisa mendengarku. Aku sangat capek dari tadi harus meneriakimu”

Mianhe, jeongmal mianhe aku tidak mendengar dan lupa melepas headphone ku” aku pun membungkukkan badan meminta maaf.

“Ye, ye, aku hanya mau bertanya bolehkah aku duduk di sini?”

 

“Oh,” aku menengok kiri kanan dn memeng benar bus saat itu sangatlah penuh, “Ye, silahkan” aku kemudian mempersilahkan namja itu untuk duduk di sampingku.

Setelah beberapa saat namja itu mengajakku bicara, “Mengapa kau memakai jaket setebal itu? Seoul kan tidak sedingin itu?” pertanyaan yang sangat amat biasa yang ku dengar karena keanehanku ini. “Yee, aku memakainya karena kulitku alergi dengan udara dingin” jawabku asal.

 

“Benarkah? Adikku Hyomin juga mempunyai alergi yang sama, kebetulan sekali” aku melirik namja itu, apa sih yang sebenarnya dia inginkan. “Ohh, apakah kau seorang siswa?” lanjutnya.

“Ye, aku siswa di Chuncheon National University” jawabku singkat

“Oh ya? Kamu ambil major apa? Science ato Art?”

“Science”

 

Jeongmalyo? Wua, kamu pasti pintar, jadi kita sebenernya satu almamater. Karena aku juga mengambil Science, Kang Minwoo imnidaHah, sekarang dia memperkenalkan diri, mau apa lagi dia setelah ini, batinku.

Nee~ Lee  Seo Jung imnida” mollayo, aku tidak mau mengenalkan nama asliku padanya, siapa tau dia penguntit.

“Oh, Seojung-Ssi. Nama yang bagus” ucapanya, dan aku hanya manggut-manggut mengiyakan. “Anda mau kemana Seojung-Ssi?” Nah, benarkan dia penguntit, apakah aku harus menjawab dengan jujur?

 

“Apgujeong” tiba-tiba kata-kata itu langsung meluncur dari mulutku.

“Oh, sangat disayangkan sebentar lagi kita harus berpisah. Sangat senang mengenalmu dan semoga kita berjumpa lagi” Oh mai gat!! Kebodohan apa aku ini, benar saja lah Jalanan Apgujeong setelah pemberhentian halte ini. Dan perjalananku masih sekitar 20 menit sampai di tempat syuting CF nya! Tuhann, maafkan lah aku karena berbohong, tapi aku takut tuhan kalo dia memang penguntit. Dan akhirnya aku turun.

“Sial, ingin berhemat namun tetep boros kalau harus naik taksi skarang” rutukku, kemudian akupun memanggil taksi.

 

***

Annyeonghaseyo~” Sapaku kepada seluruh kru

Annyeong~ Seonnie” sang sutradara yang telah mengenalku juga menyapaku. Memang aku sudah mengenal lumayan banyak orang dalam dunia industri entertaintment, karena dulu aku pernah menjadi model Cf juga.

 

“Seo, Joonie-Ssi masih take sekarang, kamu tunggu dulu ya dear” Ny.Kim memberi tahuku walaupun tanpa ku bertanya.

“Ah, Annyeonghaseyo Ny. Kim” akupun dengan sigap langsung membungkukkan badan. “jadi saya akan menunggu disini saja”

“Ye,” beliau lalu meneruskan pekerjaannya.

 

Ahh, akhirnya aku bisa melepas kostum gila ini, dan aku berjalan melihat-lihat tempat sekitar. Tanpa sengaja aku melihatnya! Dia disana bergaya seperti model yang sudah sangat tingi jam terbangnya. Hmm dan kurasa banyak melakukan skinship! I hate it, mollayo kenapa aku membencinya jika dia terlihat baik atau bersama yeoja lain. Padahal aku pun ogah banget nyentuh dia. Aneh!!

 

***

“Ah, kau sudah datang. Mana bekalku?” aku mendongak dan meletakkan Iphone ku.

“Ye, sudah selesai?”

“Ne, Ahh.. aku ingin segera pulang. Tidur dan mendapatkan pijatan dari istriku”

“Shiroo, mehroong”

 

“Eh? Wae? Aku sudah bekerja keras untukmu. Tapi kenapa kau menolak untuk memijatku? Haruskah aku ke spa kalo aku punya istri sekarang” ya seperti biasa dia berbicara ketus dan keras di hadapanku. Mingkin sehari atau dua hari aku masih oke lah, tapi ini MEMIJAT?? Oh Mai Gat!! No Way!!!

“Ok, karena kau sudah dapat makan siangmu, beri aku ongkos bis dan taksi! Ayo.. totalnya 2400 won.”

“Mwo? Kenapa kau naik bis dan taksi?”

“Karena waktu naik bus tadi aku bertemu orang aneh dan aku takut”

 

“Bwahahahha.. orang aneh takut dengan orang aneh?? Gak mungkin! Kau pasti berbohong karena ingin membuatku miskin.”

“Aishh.. Chincha.. aku serius! Tadi itu ada namja aneh yang tanya-tanya padaku.”

Gotjimal!

 

“Yaa sudah,, aku pergi” aku langsung melagkahkan kaki ku keluar dari tempat itu.

“Hei tunggu, aku belum selesai. Kamu mau pulang naik apa?”

“Byeee~~”

“Yahhh…”

****

 

“Hemm, kemana yah enaknya..” Baru saja aku memikirkan mau kemana,

“Awass nonna”

Aku menengok karena mendengar sesuatu dan tiba-tiba, Brugh  tubuhku jatuh, ada seseorang yang mendorongku dan orang itu masih di atas tubuhku, kurasakan berat sekali tubuhnya.  Dan aku mencoba bangun.

 

“Kyaaaa..” pekikku. Dan terlihat sebuah mobil terbalik tak jauh dari tempatku berdiri tadi.

“Kau tidak apa-apa nona?” aku pun menengok orang yang menolongku tadi. Dan aku terkejut mengetahui siapa dia

“Oh, tuan kang..” aku berusaha bangkit namun gelap kemudian dan samar-samar ku dengar ada yang memanggilku dan kemudian suara teriakan menutup kesadaranku.

 

***

 

@Seoul Hospital

Aku membuka mata, dan kulihat hanya langit-langit bercatkan awan putih cerah dan berlatar biru. Apakah aku sudah mati? Mana mungkin orang mati ngerasa sakit di kepala dan di sekujur kaki ku? Aku pun mencoba bangun, dan ada seseorang di samping tempat tidurku yang tersenyum melihatku sadar. Dia seperti orang yang ku kenal. Namun mengapa dia memakai seragam seperti seorang dokter?

“Tuan kang?”

 

“Ne, saya Kang Minwoo, Seojung-Ssi. Eh maaf Jung Seo Al-Ssi lebih tepatnya ” dan dia tersenyum melihat berkas yang ada di tangannya.

“Dari mana anda tahu nama saya?”

“Tentu saja dari sini,” dia menyodorkan berkas itu kepadaku “Kelihatanya kau hanya kecapai-an, kau terlalu bersemangat dan kurang tidur juga. Kalau kepalamu pusing, mungkin karena waktu terjatuh tadi kepalamu sempat terbentur. Dan apakah kau mengalami sakit pada kaki”

 

“Eh,” akupun terkejut, dan Cuma melongo mendengar penjelasannya. “Oh baiklah, Seo Al-Ssi apakah kakimu sakit?” dia mencoba mengulangi pertanyaannya. “Ye” jawabku singkat.

“Oh baguslah, kakimu Cuma kesleo, jadi beristirahatlah kembali” dan tiba-tiba dia mengelus rambutku, kurasakan jantungku berhenti berdetak untuk beberapa detik itu. Dia meninggalkannku dengan rasa campur aduk, muka merah panas, dan rasanya ingin nyeburin muka ke kolam.

***

 

Tok,tok,tok… kudengar pintu diketuk dan seseorang aneh masuk kedalam kamarku. Aku takut melihat penampilannya. Celana robek-robek, kaus oblong, memakai topi dan slayer musim dingin yang dililitka semuka. Gosh! Siapa dia??

“Seonnie~ah, gwenchana?” Yahh, sekarang aku tau setelah mendengar suaranya. Ya dia suamiku tercinta. Huuft dari mana saja dia?? Kenapa baru datang cobek?? Aku cuma diam.

 

“Hai, Seonnie, apa kah kau marah padaku?” aku hanya menggelengkan kepala dan tetap diam. “Baiklah kalau kau masih marah, aku tidak akan menyuruhmu mengantarkan bekalku lagi. Itu terlalu berbahaya untukmu. Dan satu lagi, sebaiknya kau mempunyai supir pribadi” aku mendelik, mendengar dia berbicara soal supir pribadi. Andweyy.. aku gak mau disupirin.

“Kenapa? Kamu mau bilang kamu gak mau di supiri hah? Lihat keadaanmu searang kepala di perb..” aku langsung melemparnya bantal saat dia mulai mendekat dan akan menyentuh kepalaku.

“Hei, apa apaan ini” dia mendapatkan tanganku dan,

 

“Hei, anda siapa?” akupun berbalik menengok siapa yang datang, “Anda siapa? Maaf saat ini pasien masih dalam tanggung jawab saya” Oh, baguslah itu dokter Kang.

“Eh?” dia tampak terkejut karena kehadiran dokter Kang, haha.. Sukurin, sekarang aku punya dewa penolong. “Nuguseyo?” tanyanya seperti orang bodoh.

“Saya dokter Kang Minwoo, Anda?”

 

“Oh, anda dokter? Perkenalkan saya” langsung saja kupotong “Dokter aku ingin istirahat tolong suruh orang aneh ini pergi” dan masih bisa kurasakan dia mendelik, aura hitamnya sudah menyebar. Itu pertanda dia marah, amat sangat marah karena aku mengacuhkannya. Namun akhirnya dia berangsur pergi dan menutup pintu dengan keras.

“Siapa orang itu Seo? Eh boleh kah aku berbicara informal padamu?”

“tentu saja dokter kang-Ssi, ” akupun tersenyum sangat cantik untuknya.

 

“Ye, but knapa memanggiku dokter Kang? Panggil saja Oppa”

“Ne? Bolehkah Oppa?”

“Eo, Oppa atau Minwoo Oppa juga boleh karena adikku Hyomin juga seumuran denganmu. Dan kurasa aku mengenalmu sebelum ini”

“Tentu saja, tadi pagi kita bertemu di dalam bus”

Anni, bukan itu. Tapi dimana ya?”

“Benarkah? Dimana?”

“Sudahlah bukan hal yang penting di ingat”

 

 

To be continued***

 

Ps: Waw.. akhirnya sekuel dari kehidupanku release.. wawawawa.. ^^ disini aku berharap Seo udah mulai jatuh cinta sih ma Joonie tapi tentu saja harus ada orang ke tiga donk biar seru.. aduh ngomong  apa ini juga.. *author ngelantur* heheh Oh iya… ini kan cerita menurut sudut pandang si Seo, nah nanti akan ada cerita secara sudut pandang Joonie ^^ pasti seru!! Yaiyalah.. makanya tetep nantikan sekuel cerita ini ya.. Annyeong!!

Dan kalo ingin baca yang Lee Joon Chap disini!

 

Advertisements

One thought on “Secret!! [Seoniy-Chap]

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s