Without You~ It’s Not Completed!

#20HariNulisDuet-Day 6

Type: Flash Fiction

Author: @SeiraAiren & @piyo_piyow 


Without You~ It’s Not Completed!!

 

“Tak terhitung hari, bulan, bahkan tahun. Kita telah bersama untuk waktu yang lama. Dan apakah kau sadar dihatiku hanyalah kamu, kamu dan kamu. Tanpa melihatmu satu pagipun aku rasanya akan hampa tanpa suara. Bagaikan hari sabtu tanpa minggu, dan November tanpa Desember. Kita saling melengkapi satu sama lain~ Dear my Seoniy”

 

 

Hari ini satu lembar surat lagi yang dituliskan Joonie untuk Seo, namun tak satupun dari surat-surat itu yang pernah terkirim atau bahkan tersampaikan. Entah dengan alasan apa Jonnie menulis begitu banyak surat, namun yang pasti dalam satu hari Joonie wajib menuliskan satu lembar surat untuk Seo. Itu sudah janjinya sejak ia mulai menjauhi yeoja itu.

 

“Kau sedang apa sekarang? Aku merindukanmu,harus kah aku menemui Yong untuk melihatmu ?” tanya Joonie pada sebuah bingkai foto yang didalamnya terdapat sebuah wajah yeoja cantik yang tersenyum namun tampak tak fokus pada kamera.

 

Arrasho aku akan menemuimu. Kau tunggu sebentar disana ya..” Joonie menyambar jacket yang terletak di atas ranjang beserta kunci mobilnya dan tak kurang dari limabelas menit ia sudah sampai di rumah Seo~

 

Annyeonghaseyo~” Ucap Joonie sembari membungkukkan badan memberi hormat kepada Mrs dan Mr Jung

Ahh Joonie~ah, Ne~ ” ucap nyonya Jung

Eomonim, Yong ada?”

“Ye~”

Arrasho, ke atas dulu eomonim” Jonnie berlalu sembari membungkukkan badan.

 

Sesampainya di lantai dua Joonie tidak langsung menuju kamar Yong namun berbalik arah menuju ruang di sebelah kanan, dimana disitulah kamar Seo berada. “Emm~ dimana Seo ?” batinnya.

 

“Joonie~ah?”  Jonnie segera tersadar ketika ada seseorang yang mengamatinya dari belakang, dan dia pun berbalik menuju arah datangnya suara tadi.

“Aish,, Ya~~ Yong~ kau membuatku jantungan! Wae? “ tanyanya datar

“Kau mencari Seonniy??” Kata Yong penasaran.

Andwey, aku hanya sedang berjalan kesana karena.. karena.. karena tadi kulihat seperti, seperti melihatmu tadi ada di sana. Makanya aku memastikan.” Kilahnya.

“Ye?? ” ucap Yong masih ragu, “Nee~~ Ah Yong aku kemari mau meminjam bukumu.” Joonie pun mengalihkan pembicaraan.

 

****

 

“Ahh oppa, aku mau cerita. Ehh ada Joonie oppa. Annyeonghaseyo” Seo membungkuk ke arah Joonie. “Kalau begitu tidak jadi, aku permisi Annyeonghaseyo~” Seo pun berlari menuju kamarnya lagi.

 

“Kenapa dia, apa yang mau dia katakan? Kenapa tidak jadi? Apa gara-gara aku?” Joonie bertanya pada Yong~

Nan, molla~” jawabanya enteng.

“Yaa~ cepatlah kau telfon dia tanyakan” ucap Joonie sambil memberikan hanphone nya kearah Yong~ “Wae, wae? Kenapa aku harus menelfonnya? Dia yang butuh aku bukan aku yang butuh dia.”

 

”Sudah telfon saja!”

“Ye, ye..” setelah nada sambung pertama berbunyi tersambunglah pada Seo.

 

Oppa! Ahh, apakah Joonie oppa udah pulang?” tanya Seo langsung to the point. Yong memandang ke arah Jonnie, dan Joonie mengisyaratkan ke Yong kalau dia sudah pulang. “Ye, wae?” lanjut Yong~

“Ye, Oppa! Bagaimana kah rasanya jatuh cinta itu? Apa juga bedanya cinta sama suka itu?”

“Wae? Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?”

“Oppa~ apakah aku jatuh cinta?”

“Hah?”

“Nee~ aku tadi pulang dari taman kota bertemu seorang namja yang sangat keren. Bahkan lebih keren dari oppa. Dan oppa tahu? Dia meminta nomer telephone ku. Dan aku seperti terhipnotis memberikan handphone ku! Kyaa~~ dia menelephone nomernya dengan handphone ku!”

Braaaaaaaakk.. Suara pintu di tutup dengan sangat nyaring.

“Eh oppa suara apa itu?” tanya Seo terkejut.

Oppa-oppa,,” Seo masih berusaha berbicara pada Yong dan ternyata sambungan itu telah terputus.

 

****

 

Sesampainya dirumah Joonie sangatlah emosi. Dia membuang semua barang-barang yang ada di mejanya. Dia marah, amat marah dan rasa ini adalah yang pertama baginya.

Joonie mengambil foto yang terletak di sebelah tempat tidurnya dan dia mulai mengomel tidak jelas sampai tertidur.

 

Keesokan harinya Joonie berangkat ke sekolah dengan keadaan lusuh dan tidak bersemangat. Dia melihat Seo diantar Yong, namun dia sedang tidak benar-benar ingin menemuinya. Moodnya sedang jelek hari ini. Menyapa sahabatnya  saja si Yong tidak seperti biasa, dan tiba-tiba.

 

“Duk” terdengar sebuah bola basket mengenai seseorang dan orang itu pingsan. Sebenarnya Joonie tidak tertarik untuk melihat siapa yeoja yang pingsan itu. Namun matanya menangkap sesosok yeoja berambut panjang dan perpita ungu. Langsung saja Joonie spontan berlari menuju kerumunan itu. Benar saja sesosok yeoja yang paling dicintainya tergeletak pingsan. Tanpa babibu langsung saja Joonie mengangkatnya dan menggendongnya menuju UKS.

 

Mianhe Seonni~yah, sadarlah. Jeball.. ” tanpa sadar Joonie meneteskan air mata tanpa sebab.

“Seoniy bangunlah, jika kau bangun aku pasti akan menjagamu dengan baik. Tidak akan lagi marah denganmu, pleasee.. jeeball Seoniy..”

Dan tanpa sepengetahuan Joonie, sebenarnya Seo sudah sadar sejak berada di atas gendongan Joonie tadi sebelum sampai ke UKS. Tapi dia terkejut saat tahu yang menggendongnya bukan kakaknya. Melainkan teman dari kakaknya sekaligus musuh bebuyutanya. Dan yang paling dia tak habis fikir lagi mengapa Joonie malah menangis tanpa sebab karena Seo hanya pingsan kena bola basket. Jadi Seo memutuskan untuk tiduran sejenak sambil mendengarkan ocehan Joonie yang menurut Seo lucu itu.

 

End_

Wordcount: 760

Advertisements

One thought on “Without You~ It’s Not Completed!

Please Write Your Comment Here^^

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s